Senin, 17 Maret 2014

Monopause

Pengertian Monopause

Menopause adalah berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan. Seorang wanita yang mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui apakah saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang terakhir sampai satu tahun berlalu. Menopause kadang-kadang disebut sebagai perubahan kehidupan. Kondisi ini juga ditemukan di beberapa spesies lain yang mengalami siklus seperti itu, seperti misalnya monyet rhesus[1] dan sejumlah cetacean[2]

Ketika menopause sudah mendekat, siklus dapat terjadi dalam waktu-waktu yang tidak menentu dan bukan hal yang aneh jika menstruasi tidak datang selama beberapa bulan. Pada usia empat puluh tahun, beberapa perubahan hormon yang dikaitkan dengan pra-menopause mulai terjadi. Penelitian telah membuktikan, misalnya, bahwa pada usia empat puluh tahun banyak wanita telah mengalami perubahan-perubahan dalam kepadatan tulang dan pada usia empat puluh empat tahun banyak yang menstruasinya menjadi lebih sedikit atau lebih pendek waktunya dibanding biasanya, atau malah lebih banyak dan/atau lebih lama. Sekitar 80% wanita mulai tidak teratur siklus menstruasinya. Kenyataannya, hanya sekitar 10% wanita berhenti menstruasi sama sekali tanpa disertai ketidakteraturan siklus yang berkepanjangan sebelumnya. Dalam suatu kajian yang melibatkan lebh dari 2.700 wanita, kebanyakan di antara mereka mengalami transisi pra-menopause yang berlangsung antara dua hingga delapan tahun.

Kecuali jika seseorang mengalami menopause secara tiba-tiba akibat operasi atau perawatan medis, pra-menopase dapat dianggap sebagai akhir dari suatu proses yang awalnya dimulai ketika seorang perempuan pertama kali mengalami menstruasi. Periode menstruasi pertama itu biasanya diikuti dengan lima atau tujuh tahun siklus yang relatif panjang, tidak teratur dan sering tidak disertai pembentukan sel telur. Akhirnya pada akhir usia belasan atau awal dua puluhan, lamanya siklus menjadi lebih pendek dan lebih teratur ketika wanita mencapai usia subur puncak, yang berlangsung selama kira-kira dua puluh tahun.

Pada usia empat puluhan, siklus mulai memanjang lagi. Meskipun kebanyakan orang cenderung percaya bahwa dua puluh delapan hari merupakan panjang siklus yang normal, penelitian telah membuktikan bahwa hanya 12,4% wanita benar-benar mempunyai siklus dua puluh delapan hari dan 20% dari semua wanita mengalami siklus tidak teratur.


Gejala Menopouse
Tanda dan gejala menopause antara lain:
Menstruasi yang tidak teratur
Menurunnya kesuburan
Kering pada vagina
Tidur terganggu
Suasana hati yang mudah berubah
Bertambahnya lemak pada area perut
Penipisan rambut
Sulit untuk mengambil napas panjang


Penyebab Terjadinya Mebopouse
Penyebab menopause antara lain:
Penurunan hormon reproduksi secara alamiah yang terjadi seiring dengan usia sekitar 40an tahun.
Hysterectomy (pergerakan uterus). Meskipun anda tidak lagi mengalami menstruasi, ovarium akan tetap memproduksi sel telur dan hormon estrogen dan progesteron. Tetapi proses perpindahan tidak akan terjadi karena berpindahnya uterus dan ovarium.
Chemotherapy dan terapi radiasi lain yang digunakan untuk mengobati kanker dapat menyebabkan menopause.
Tidak cukup memproduksi hormon reproduksi.

Tahapan Menopause
Menopause sendiri memiliki dua tahapan, yaitu :

Perimenopaus
Pada tahap ini anda akan mulai mengalami tanda dan gejala menopause meskipun anda tetap mengalami menstruasi. Hormon anda akan meningkat dan turun dengan tidak merata, dan anda mungkin mengalami gejala menopause.

Postmenopause
Ketika 12 bulan telah lewat sejak menstruasi terakhir anda, anda telah mengalami menopause. Ovarium menghasilkan sedikit estrogen dan tidak ada progesteron.

Oke, itu dia beberapa penjelasan singkat mengenai tanda dan gejala menopuse pada wanita.


Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Menopause
http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/2013/06/pengertian-dan-gejala-menopause-serta.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar